Kecopetan Sebelum ke Amerika

Uang Rp 20 miliar yang disimpan di bank kini nilainya tinggal Rp 19 miliar hanya dalam tiga bulan. Dahlan Iskan merasa seperti kecopetan tanpa sadar. Ia menyadari banyak orang juga mengalami hal serupa karena melemahnya rupiah terhadap dolar. Ia menyesal tidak menyimpan uangnya dalam dolar, padahal sudah tahu ekspor melemah dan pemerintah sibuk dengan urusan politik. Dahlan memuji para pengusaha yang menyimpan uangnya dalam mata uang asing. Dulu ia menganggap mereka tidak nasionalis dan tidak cinta NKRI, kini ia sadar mereka justru lebih bijak menjaga nilai kekayaannya.

*****

 

Saya harus ke Amerika lagi. Dalam waktu dekat. Tapi kemarin saya menangis. Dalam hati. Menangis sungguhan. Uang rupiah yang saya siapkan menjadi tidak begitu berarti. Di mata dolar.

Saat itulah saya sadar: sebagian uang saya hilang begitu saja. Padahal uang itu ada di bank. Masih ada. Tapi nilainya begitu merosot.
Saya merasa telah kecopetan. Atau kena rampok.

Uang senilai Rp 20 miliar itu tinggal Rp 19 miliar nilainya. Kehilangan Rp 1 miliar. Hanya dalam waktu tiga bulan.

Betapa banyak orang yang tiba-tiba kecopetan seperti itu.

Satu miliar itu banyak. Bagi saya. Itu uang hasil keringat. Banting tulang. Enak banget yang mencopetnya.

Kalau Anda punya tabungan Rp 10  miliar berarti Anda kecopetan Rp 500 juta. Kalau simpanan Anda Rp 1 miliar Anda kecopetan Rp 50 juta. Agar tidak merasa kecopetan baiknya Anda tidak ke luar negeri dulu.

Anda tetap kecopetan tapi tidak terasa. Tidak terasa tapi tetap kecopetan.

Memang saya tergolong orang bodoh. Sudah tahu rupiah bakal kalah. Rupiah bakal merosot. Sudah tahu kinerja ekspor kita loyo. Sudah tahu yang dipikir orang di atas sana lebih banyak hanya politik. Kok saya tidak menyimpan uang dalam dolar.

Diam-diam saya harus memuji para pengusaha. Yang menyimpan uangnya dalam mata uang asing.

Dulu saya akan mengecam mereka sebagai tidak nasionalis. Tidak cinta NKRI. Tidak cinta Pancasila.

Sekarang saya merasakan sendiri kecopetan begitu banyak. Itu menyakitkan.

Maka yang akhirnya betul adalah: mulut tetap berteriak cinta NKRI dan cinta Pancasila tapi simpanannya dalam dolar. (dis)

Sumber Harian:Disway, Kamis 26-07-2018

Author: AdminDisway

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *