Dahlan Iskan mengumumkan akan menulis kisah persahabatannya dengan Robert Lai dan Meiling di edisi berikutnya Disway. Ia menyebut banyak pelajaran berharga dari hubungan mereka, seperti pentingnya memisahkan urusan bisnis dari persahabatan, menjaga etika dalam berbisnis, dan menghormati orang lain tanpa merendahkan diri sendiri. Dari hubungan itu, ia menemukan prinsip hidup: “Mereka boleh pintar, kita tidak boleh bodoh.” Prinsip tersebut akan menjadi tema tulisan serial barunya minggu depan. Ia menutup tulisannya dengan ajakan kepada pembaca untuk “bertemu” Robert dan Meiling di edisi berikutnya.
*****
Begitu banyak pertanyaan tentang siapa Robert Lai dan siapa Meiling yang sering saya sebut dalam tulisan saya, maka saya akan ungkap kisah persahabatan saya yang indah dan panjang dengan kedua orang tersebut. Mulai edisi besok di disway.id
Banyak pelajaran yang saya peroleh dari persahabatan itu. Misalnya bagaimana kami memutuskan untuk tidak perlu punya hubungan bisnis. Agar tidak mengganggu persahabatan. Juga bagaimana saling mengingatkan agar tetap bisa membedakan mana bisnis yang terhormat dan mana bisnis yang ngawur. Bagaimana tetap menjaga agar “manusia bisnis” tidak berubah menjadi “binatang bisnis”.
Bahkan dari persahabatan itu saya menemukan satu bentuk prinsip mengormati orang lain tanpa mengorbankan diri sendiri. Yakni prinsip: “Mereka boleh pintar. Kita tidak boleh bodoh”. Prinsip tersebutlah yang akan saya jadikan tema serial tulisan saya berikutnya di disway.id minggu depan.
Silakan ketemu dulu Robert dan Meiling besok pagi.
(Dahlan Iskan)
Sumber Harian:Disway, Rabu 21-02-2018
